Disponsori oleh Bambang Halilintar (Gold Executive Director HPAI), No. ID 012029, Jakarta - Indonesia
HP : 081585953835, E-mail : consulting.qs@gmail.com, Twitter : @beranimimpi

Wednesday, March 2, 2011

Panduan Praktis Penanganan Diare Akut

 
 
Panduan dalam penanganan Diare yang sedang akut:
  1. Diare bisa disebabkan oleh bakteri, amoeba, virus, salah makan. Diare yang disebabkan bakteri dan amoeba ditandai dengan kotoran yang berbau amis, lendir. Sebagian besar diare pada anak disebabkan virus.
  2. Sebagian besar diare akan sembuh sendiri (self-timing) setelah unsur yang tidak dikehendaki dalam tubuh bisa dikeluarkan. Misalnya makan terlalu pedas, akan menyebabkan diare untuk mengeluarkan makanan pedas tersebut. Setelah keluar, maka ia akan normal dengan sendirinya.
  3. Yang perlu diwaspadai adalah terjadinya dehidrasi yang tandanya: rasa haus, mata cekung, kulit dicubit lambat kembali, lidah kering hingga kesadaran menurun. Inilah penyebab utama pasien meninggal.
  4. Untuk mengatasi dehidrasi perlu dilakukan asupan air, bisa air garam, oralit, air kelapa, juz, sejenis pocari (utk yg magh bisa perih). Untuk kasus dehidrasi berat harus diinfus.
  5. Obat anti diare hanya simptomatis dan tidak mengobati kausa (penyebab) penyakit dan tidak memperbaiki dehidrasi, dan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
  6. Antibiotika tidak diperlukan untuk sebagian besar diare akut. Antibiotika hanya diperlukan untuk diare karena bakteri kholera.
  7. Justru antibiotika memperberat resisten dan menyebabkan malabsorpsi. Disamping itu antibiotika menyebabkan terbunuhnya bakteri2 probiotik dalam usus.
Alhamdulillah, di keluarga kami sudah bertahun-tahun, kalaupun mengalami diare maka sehari dua hari saja pulih kembali. Cukup dengan banyak minum dan teh herba kental membantu mengurangi diare. Yang terpenting adalah kondisi usus yang sehat, bersih, dan banyak mengandung probiotik. Bakteri probiotik ini akan mampu mencegah dan mengalahkan bakteri dan virus negatif penyebab diare.

Mengkonsumsi madu sunnah dan spirulina secara rutin, insya Allah akan meningkatkan probiotik (bakteri bermanfaat) dalam usus. Tidak perlu meminum susu yang mengandung probiotik hidup. Karena sangat tidak ilmiah, bakteri probiotik sudah pasti akan mati ketika melewati lambung. 
 
Wallahu Alam
sumber : agungy.blogspot.com


No comments: